Ma’News – Yogyakarta – 25/05/2026 – Menjawab tantangan zaman yang semakin kompetitif di dunia pendidikan, Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) mengadakan kegiatan Pendampingan Manajemen dan Marketing Sekolah/Madrasah di Bawah Naungan LP Ma’arif NU PWNU DIY. Kegiatan ini diadakan pada tanggal 23 Mei 2026 dan berlokasi di Gedung Program Magister dan Doktor (PMD) FEB UNY.
Kegiatan diselenggarakan oleh Tim PkM FEB UNY yang terdiri dari Dr. Kiromim Baroroh, M.Pd., Dr. Ahmad Chafid Alwi, M.Pd., Tejo Nurseto, S.Pd., M.Pd., dan Ratna Rosita Pangestika, S.Pd., M.Pd., serta dibantu dengan beberapa mahasiswa aktif FEB UNY. Adapun peserta acara ini merupakan Kepala Sekolah/Madrasah serta perwakilan tim marketing sekolah Ma’arif NU PWNU DIY.
Membuka rangkaian kegiatan tepat pada pukul 09.00, acara diawali dengan sambutan dari Ketua Tim PkM FEB UNY yang sekaligus Pengurus LP Ma’arif NU PWNU DIY Divisi Monev dan Audit, Dr. Kiromim Baroroh, M.Pd. Dalam sambutannya, beliau mengucapkan selamat datang di Gedung PMD FEB UNY untuk menghadiri acara ini. Beliau menjelaskan bahwa kegiatan ini merupakan lanjutan dari program sebelumnya dan diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam sosialisasi dan pemasaran sekolah.
Menyambung sambutan pembuka, apresiasi tinggi turut diberikan melalui sambutan terakhir yang disampaikan oleh Sekretaris II LP Ma’arif NU PWNU DIY, Dr. Mukhammad Luqman Hakim, M.Pd.. Beliau mengucapkan syukur karena terselenggaranya acara ini, terutama karena bertepatan dengan sekolah/madrasah yang menjalankan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Mewakili lembaga, beliau menyampaikan, “Kami mengucapkan terima kasih kepada tim PkM FEB UNY karena berkenan untuk melibatkan sekolah/madrasah kami untuk terus berkembang“. Sebagai penutup sambutan, beliau juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini dapat berlanjut dengan pendampingan yang berkelanjutan untuk meningkatkan kualitas dan daya tarik lembaga pendidikan. Beliau juga sekaligus secara resmi membuka kegiatan ini.

Memasuki sesi penyampaian ilmu, para peserta langsung diajak untuk membedah strategi manajerial. Materi pertama mengenai Manajemen Sekolah Model Canvas, dibawakan oleh Tejo Nurseto, S.Pd., M.Pd., yang merupakan Dosen FEB UNY. Ia menerangkan bagaimana cara membuat Manajemen Sekolah Model Canvas yang umumnya dipakai dalam merencanakan suatu bisnis. Idenya adalah para peserta diajak untuk memetakan terkait dengan berbagai macam faktor yang ada dalam model canvas seperti Customer Segments, Value Propositions, Channels, Customer Relationships, Revenue Streams, Key Resources, Key Activities, Key Partnerships, dan Cost Structure.
Untuk memaksimalkan praktik, para peserta juga diajak untuk mempresentasikan hasil kerjanya. Harapannya setelah mengerti tentang semua itu, mereka dapat dengan mudah membranding sekolah mereka, serta memetakan visi misi sekolah mereka dengan lebih baik. Dengan perencanaan tersebut, diharapkan kualitas sekolah mereka dapat lebih baik kedepannya dan mampu bersaing dengan sekolah/madrasah lain.
Melengkapi pemahaman, kegiatan dilanjutkan dengan mengenai Digital Marketing yang disampaikan oleh Dr. Ahmad Chafid Alwi, M.Pd. yang juga seorang Dosen FEB UNY. Beliau memaparkan bahwa dibutuhkan strategi baru dalam pemasaran terutama dengan adanya Artificial Intelligence (AI) yang kian berkembang.
Ditegaskan bahwa pemasaran sekolah bukan lagi pilihan, tetapi kebutuhan strategis sekolah, karena tanpa marketing yang baik, maka sekolah akan kehilangan audiensnya. Berdasarkan dengan pengamatannya, ada beberapa alasan orang tua modern memilih sekolah islam, antara lain pendidikan agama merupakan fundamental, pembentukan karakter islami, kualitas akademik tinggi, perisai pengaruh negatif, dan lingkungan yang islami. Apalagi untuk sekolah Ma’arif NU yang berbasis Ahlusunnah wal Jama’ah, hal ini merupakan keunggulan dari sekolah-sekolah islam lainnya. Keunggulan ini bisa menjadi brand identity yang tak tergantikan.
Memberikan solusi praktis atas tantangan digitalisasi masa kini, tentu saja ia juga mengenalkan AI untuk membantu marketing sekolah/madrasah. AI dapat membantu memvisualisasi prestasi atau kegiatan sekolah, yang mana hal itu bisa membantu membranding sekolah terutama di media sosial. Meskipun teknologi terus dipacu, beliau berpesan tak lupa tetap harus ada sentuhan personal seperti home visit yang bisa membangun silaturahmi dan mendekatkan sekolah kepada calon wali murid lebih emosional. Di akhir kegiatan, para peserta diajak untuk latihan praktik berupa pembuatan flyer SPMB dengan bantuan AI. Dengan hal itu, sekolah bisa menghemat waktu dan tenaga dalam pembuatannya.

Melalui seluruh rangkaian acara pendampingan yang komprehensif ini, secercah optimisme mulai terbangun di kalangan pengelola pendidikan. Besar harapan agar wawasan, ilmu manajerial, serta keterampilan teknologi yang telah diserap oleh para tim marketing ini dapat segera diimplementasikan secara nyata. Semoga sinergi antara akademisi dan praktisi pendidikan ini tidak hanya menguatkan posisi sekolah-sekolah Ma’arif NU DIY di tengah ketatnya persaingan, tetapi juga mampu menjadikannya sebagai instansi terdepan yang adaptif, unggul secara kualitas, dan senantiasa menjadi pilihan utama masyarakat.

