Home Ma'NewsBerita Terkini Tahap Koordinasi dan Review, Hari Pertama Karantina Penyusunan Buku Pendidikan Ke-NU-an Tahun Pelajaran 2026/2027 di Athaya Homestay

Tahap Koordinasi dan Review, Hari Pertama Karantina Penyusunan Buku Pendidikan Ke-NU-an Tahun Pelajaran 2026/2027 di Athaya Homestay

by timpublikasilpmnudiy.AG.
0 comment

Ma’News – Yogyakarta – 07/07/2026 – Buku ajar yang baik adalah salah satu fondasi penting dalam membentuk pemahaman siswa yang kokoh dan terarah. Menyadari hal itu, LP Ma’arif NU PWNU DIY memulai Karantina Penyusunan Buku Pendidikan Ke-NU-an (Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah) Tahun Pelajaran 2026/2027 sebagai ikhtiar serius dalam menghadirkan buku yang berkualitas.

Kegiatan ini berlangsung dari tanggal 6 hingga 10 Juli 2026 di Athaya Homestay, Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Buku yang tengah disusun mencakup seluruh jenjang pendidikan, dari SD sederajat hingga SMA sederajat, menjadikan kegiatan ini salah satu program penguatan kurikulum yang paling menyeluruh di lingkungan LP Ma’arif NU DIY.

Di balik penulisan buku Pendidikan Ke-NU-an (Ahlussunnah wal Jama’ah an-Nahdliyyah) ini, ada penulis-penulis dari berbagai sekolah di bawah naungan LP Ma’arif NU DIY yang sudah bekerja keras. Buku Pendidikan Ke-NU-an tahun ini pun akan hadir dengan isi yang berbeda dari tahun-tahun sebelumnya, karena selain tim penulisnya berbeda, kurikulum yang dipakai juga telah diperbarui.

Agar proses penyusunan berjalan dengan standar yang tinggi, para penulis didampingi oleh sejumlah tokoh yang memiliki kompetensi akademis dan keagamaan yang mumpuni. Para pendamping tersebut adalah K.H. Ahmad Dainuri Noor, B.A., Prof. Dr. Arif Rohman, M.Si., Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum., Dra. Ening Yuni Soleh Astuti, M.A., Dr. Nurliadin, M.Pd., beberapa jajaran pengurus LP Ma’arif NU PWNU DIY lain, serta beberapa fasilitator yang turut mendukung kelancaran kegiatan. Kehadiran para pendamping ini diharapkan memastikan setiap naskah yang dihasilkan tidak hanya baik secara penulisan, tetapi juga akurat secara konten keagamaan dan pedagogis.

Kegiatan hari pertama resmi dimulai pada pukul 16.00 WIB dan dibuka oleh Sarwidi, M.Pd., pengurus LP Ma’arif NU PWNU DIY Divisi Akreditasi. Dalam sesi pembukaan ini, seluruh peserta mendapatkan penjelasan menyeluruh mengenai teknis pelaksanaan karantina oleh fasilitator, mencakup tujuan kegiatan, target yang harus dicapai, serta alur kerja yang akan dijalani selama lima hari ke depan.

Hal ini penting agar semua pihak, baik penulis maupun pendamping, memiliki pemahaman yang sama tentang apa yang harus dikerjakan. Tidak main-main, ada 9 buku Pendidikan Ke-NU-an yang harus diselesaikan dalam karantina ini, mencakup buku untuk kelas 4 SD hingga kelas 12 SMA, sehingga fokus dan konsistensi penuh dari seluruh peserta menjadi kunci.Hal ini penting agar semua pihak, baik penulis maupun pendamping, memiliki pemahaman yang sama tentang apa yang harus dikerjakan. Tidak main-main, ada 9 buku Pendidikan Ke-NU-an yang harus diselesaikan dalam karantina ini, mencakup buku untuk kelas 4 SD hingga kelas 12 SMA, sehingga fokus dan konsistensi penuh dari seluruh peserta menjadi kunci.

Usai pemaparan teknis, kegiatan dilanjutkan dengan sesi koordinasi untuk menetapkan pembagian tugas setiap orang secara rinci. Langkah ini disengaja sebagai fondasi agar seluruh rangkaian kegiatan karantina berjalan rapi dan memenuhi target yang telah ditetapkan. Dengan pembagian peran yang jelas sejak awal, setiap penulis dan pendamping dapat bekerja lebih fokus dan efisien tanpa tumpang tindih.

You may also like

Leave a Comment

LP Ma’arif NU PWNU DIY adalah lembaga otonom Nahdlatul Ulama (NU) di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berfokus pada pengelolaan pendidikan. Sebagai bagian integral dari NU, LP Ma’arif NU PWNU DIY memiliki misi untuk mengembangkan pendidikan berkualitas yang berlandaskan nilai-nilai Islam Ahlussunnah wal Jama’ah.

LOCATION

Edtior's Picks

Latest Articles