Ma’News – Yogyakarta – 15/07/2026 – Penelitian bukan hanya urusan akademisi di kampus. Bagi seorang guru, kemampuan meneliti adalah bagian penting dari pengembangan profesional yang tidak bisa diabaikan. Berangkat dari semangat itulah, LP Ma’arif NU PWNU DIY menyelenggarakan kegiatan Pengarahan dan Tindak Lanjut Penelitian MGMP pada hari Selasa, 14 Juli 2026 pukul 14.00 WIB, di Cakruk Tembi, Bantul, Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti oleh lima tim MGMP yang sebelumnya telah mengikuti riset bersama, yakni MGMP Bahasa Inggris (META), MGMP Bimbingan Konseling (BK), MGMP Bahasa Jawa, MGMP Pariwisata, dan MGMP IPA Terapan.
Acara dibuka oleh Ketua LP Ma’arif NU PWNU DIY, Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum. Dalam kesempatan tersebut, beliau mengumumkan hasil lomba riset MGMP. Peringkat pertama diraih oleh Tim Riset MGMP Bahasa Inggris (META), diikuti oleh MGMP Bimbingan Konseling (BK) di posisi kedua, MGMP Bahasa Jawa di posisi ketiga, MGMP Pariwisata di posisi keempat, dan MGMP IPA Terapan di posisi kelima.
Beliau juga menegaskan bahwa penelitian sejatinya bukan hanya untuk memenuhi kebutuhan administrasi atau publikasi semata, melainkan merupakan bagian tak terpisahkan dari upaya seorang guru dalam terus mengembangkan diri secara profesional. Dalam arahannya, Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum. juga menyinggung topik yang semakin relevan di era sekarang yaitu tentang pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam penulisan artikel ilmiah.
Sebagai tindak lanjut dari kegiatan riset yang telah berjalan, para guru peserta MGMP kini memasuki tahapan penulisan artikel ilmiah. Template artikel akan dibagikan segera dan para guru diberikan waktu tiga minggu sejak template tersebut dibagikan untuk menyelesaikan artikel mereka. Artikel disusun berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, dengan sistematika yang mencakup judul sampai pada simpulan dan rekomendasi serta dilengkapi tabel dan gambar pendukung.
Tidak berhenti pada penulisan artikel, rangkaian kegiatan ini akan berlanjut ke sebuah ajang yang tak kalah menarik. Rencananya pada minggu keempat bulan Agustus 2026, akan diselenggarakan Lomba Best Practice bagi para guru MGMP yang sudah mengikuti kegiatan riset PTK. Ajang ini menjadi ruang bagi para guru untuk mempresentasikan praktik terbaik berdasarkan pengalaman yang telah mereka miliki, sekaligus menjadi sarana saling belajar dan menginspirasi antarsesama pendidik di lingkungan LP Ma’arif NU PWNU DIY.
Melalui kegiatan ini, besar harapan agar para guru Ma’arif NU PWNU DIY semakin aktif dalam menghasilkan karya-karya ilmiah yang berkualitas. Penelitian bukan beban tambahan, melainkan jalan terbaik bagi seorang guru untuk terus memperbarui pengetahuan dan pendekatannya dalam mengajar, sehingga ilmu yang disampaikan kepada para siswa selalu relevan, segar, dan berdampak. Ketika guru terus belajar dan meneliti, siswa pun ikut merasakan manfaatnya dalam setiap proses pembelajaran yang mereka jalani.