Ma’News – Yogyakarta – 31/05/2026 – Dalam suasana penuh kebersamaan dan semangat Iduladha, LP Ma’arif NU PWNU DIY dibantu oleh guru, karyawan, serta murid MA Ma’arif Nglipar menggelar kegiatan Mujahadah dan Mauidzoh Hasanah dalam rangka Peringatan Iduladha 1447 Hijriah di Pendopo Pondok Pesantren Nur Thoha, Sabtu (30/5/2026). Kegiatan yang mengusung tema “Lila Legawa Bebarengan LP Ma’arif NU PWNU DIY Nggayuh Nugrahaning Gusti Allah & Rumaketing Seduluran” ini menjadi momentum mempererat silaturahmi sekaligus menanamkan nilai keikhlasan, pengorbanan, dan persaudaraan di lingkungan pendidikan Ma’arif NU.
Sebagai bagian dari rangkaian peringatan Iduladha tahun ini, penyembelihan hewan kurban juga dilaksanakan di MA Ma’arif Nglipar. Kegiatan tersebut menjadi wujud nyata kepedulian sosial sekaligus sarana berbagi kebahagiaan kepada masyarakat sekitar melalui pembagian daging kurban yang telah dilakukan kepada warga di lingkungan MA Ma’arif Nglipar.
Sebelum acara resmi dimulai, para tamu undangan terlebih dahulu disambut dengan penampilan karawitan yang dibawakan oleh kepala sekolah, guru, karyawan, serta murid MA Ma’arif Nglipar. Suasana semakin semarak dengan penampilan tari yang dipersembahkan oleh para siswi MA Ma’arif Nglipar. Penyambutan tersebut menjadi gambaran kuat bagaimana sekolah terus menjaga dan melestarikan seni budaya Jawa sebagai bagian dari identitas MA Ma’arif Nglipar.
Selanjutnya, acara dibuka oleh pembawa acara pada pukul 08.30 WIB dan dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an oleh Rofi’atul Auliya. Setelah itu, seluruh peserta bersama-sama menyanyikan lagu Indonesia Raya, Syubhanul Wathon, dan Mars LP Ma’arif.
Mengawali rangkaian sambutan, Kepala MA Ma’arif Nglipar, Sixta Indriyatna, S.Sn., menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh tamu undangan yang hadir. Ia menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah yang diselenggarakan oleh LP Ma’arif NU PWNU DIY.
Lebih lanjut, Sixta Indriyatna, S.Sn. menyampaikan bahwa rangkaian kegiatan terdiri atas penyembelihan hewan kurban, mujahadah, dan pengajian. Ia juga menjelaskan bahwa daging kurban yang telah disembelih dibagikan kepada masyarakat di sekitar MA Ma’arif Nglipar sebagai bentuk kepedulian dan penguatan hubungan antara sekolah dengan lingkungan sekitar.
Setelah sambutan tuan rumah, acara dilanjutkan dengan Mujahadah dan Mauidzoh Hasanah yang disampaikan oleh Drs. M. Sujadi Abdul Majid. Dalam tausiyahnya, beliau mengajak seluruh hadirin mengambil hikmah Iduladha sebagai sarana meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah Swt.
Beliau juga menjelaskan dan mengingatkan kembali keteladanan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. dalam menjalankan perintah Allah dengan penuh keikhlasan dan pengorbanan. Menurutnya, kisah tersebut menjadi pelajaran berharga tentang pentingnya ketaatan dan kesediaan berkorban demi meraih ridha Allah Swt.
Panewu Nglipar, Sugito, S.H., M.H., menyampaikan bahwa Iduladha mengajarkan ketaatan kepada Allah melalui tindakan nyata sebagaimana dicontohkan Nabi Ibrahim a.s. dan Nabi Ismail a.s. Ia juga mengajak masyarakat untuk terus melestarikan budaya sebagai warisan luhur bangsa. Sementara itu, Pengurus LP Ma’arif NU PWNU DIY Divisi MA-SLB, Dr. Muh. Hanif, M.A., menegaskan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan modal utama lembaga pendidikan. Ia turut mengapresiasi MA Ma’arif Nglipar yang konsisten melestarikan seni dan budaya Jawa sebagai identitas sekolah.
Melalui kegiatan ini, semangat Iduladha diwujudkan tidak hanya melalui ibadah kurban, tetapi juga dalam memperkuat persaudaraan, meningkatkan ketakwaan, dan melestarikan budaya. Kegiatan ini diharapkan memperkuat nilai keislaman, ke-NU-an, serta kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan Ma’arif NU.
