Ma’News – Yogyakarta – 23/07/2026 – Setelah melalui proses seleksi beberapa waktu lalu, kini tiba saatnya para calon terpilih resmi mengemban amanah. LP Ma’arif NU PWNU DIY menggelar Serah Terima Jabatan (Sertijab) Pelaksana Tugas (Plt.) Kepala Sekolah pada Rabu, 22 Juli 2026 pukul 13.00 WIB, bertempat di Ruang Serbaguna Lantai 1, Gedung DPD RI DIY. Acara ini menjadi penanda resmi berpindahnya amanah kepemimpinan di tiga sekolah sekaligus, yakni SMK Ma’arif 1 Kretek, SMK Ma’arif 1 Temon, dan SMK Ma’arif 1 Nanggulan.
Momen penting ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting. Hadir sebagai tuan rumah, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. selaku Anggota DPD RI DIY. Turut hadir pula Muhammad Irfan Chalimy, S.Pd.I. selaku Wakil Ketua Sekretaris PWNU DIY yang mewakili Ketua PWNU DIY, serta Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum. selaku Ketua LP Ma’arif NU PWNU DIY beserta jajarannya, Dewan Pembina Sekolah (DPS) dari ketiga sekolah, serta para Kepala Sekolah dan Madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU PWNU DIY.
Usai dibuka oleh MC, acara dilanjutkan dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pengangkatan Plt. Kepala Sekolah oleh Muhammad Irfan Chalimy, S.Pd.I. Setelah pembacaan SK, acara dilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh pihak-pihak terkait, sebagai bentuk legalitas dan keabsahan atas seluruh proses serah terima jabatan yang berlangsung.
Memasuki sesi puncak, penyerahan SK secara simbolis dilakukan langsung oleh Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum. kepada para pejabat yang dilantik. Sejak momen tersebut, mereka resmi sah menjadi Plt. Kepala Sekolah dan harus siap mengemban amanah yang telah dipercayakan. Adapun yang dilantik sebagai Plt. Kepala SMK Ma’arif 1 Kretek adalah Ana Ristiani, S.Pd., menggantikan Suhardi, S.Pd. Selanjutnya, Plt. Kepala SMK Ma’arif 1 Temon dipercayakan kepada Anwar Syaifudin, S.Ag., menggantikan Rohwanto, S.Pd. Sementara itu, Plt. Kepala SMK Ma’arif 1 Nanggulan kini dijabat oleh Galih Septyan, S.Pd.T., menggantikan Sarwidi, S.Pd., M.Pd.
Usai prosesi pelantikan, acara dilanjutkan dengan sesi pembinaan. Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum. mengawali dengan menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang dilantik maupun yang mendapat amanah sebagai Plt. Kepala Sekolah. Beliau juga mengingatkan bahwa sesuai ketentuan yang berlaku, status Plt. Kepala Sekolah belum dapat diangkat menjadi kepala sekolah definitif sebelum yang bersangkutan mengikuti dan lulus program Talent Pool Training (TPT).
Dalam arahannya, Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum. juga menyampaikan harapan yang disesuaikan dengan kondisi masing-masing sekolah. Beliau berharap para kepala sekolah mampu melakukan pembenahan sekaligus meningkatkan kualitas satuan pendidikan. Beliau berharap Plt. Kepala yang dilantik dapat mempertahankan dan bahkan meningkatkan capaian yang telah diraih selama ini. Mereka harus mampu membangun komunikasi yang lebih baik, menyampaikan informasi yang kredibel, serta meningkatkan kesejahteraan warga sekolah.
Bagi Jajaran struktural sekolah, diwajibkan untuk mengikuti Talent Pool Training (TPT) Level I Angkatan 02 yang akan segera dilaksanakan, sementara para kepala sekolah nantinya akan diikutkan pada TPT Level II. Sekolah yang secara internal sudah kuat pun diperkenankan menyelenggarakan TPT internal dengan minimal 10 peserta dan fasilitator dari LP Ma’arif NU serta PWNU DIY.
Setiap guru pun diharapkan berkontribusi minimal pada satu pilar pengembangan LP Ma’arif serta aktif mengikuti MGMP. Khusus bagi guru pengampu mata pelajaran Aswaja, kelulusan sertifikasi dari LP Ma’arif NU menjadi syarat wajib yang harus dipenuhi. Secara keseluruhan, kepala sekolah diharapkan mampu berfokus pada peningkatan mutu lulusan, kesejahteraan warga sekolah, penguatan keunggulan sekolah, serta penguatan ideologi Ahlussunnah wal Jama’ah An-Nahdliyah.
Melengkapi sesi pembinaan, Dr. H. Hilmy Muhammad, M.A. turut menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh kepala sekolah yang dilantik maupun yang mendapat amanah sebagai Plt. Kepala Sekolah. Beliau menekankan bahwa kepala sekolah harus memiliki kepedulian terhadap peserta didik serta peka terhadap berbagai persoalan yang muncul di lingkungan satuan pendidikan.
Beliau juga mengingatkan pentingnya memiliki visi, semangat, dan cita-cita besar dalam memajukan sekolah, dengan kepemimpinan yang dilandasi sikap welas asih sebagai kunci dalam melayani guru, tenaga kependidikan, dan peserta didik.
Melalui momentum Sertijab ini, besar harapan agar Plt. yang dilantik mampu mengemban amanah dengan sepenuh hati, membawa perubahan positif di sekolah masing-masing, serta menjadi pemimpin yang inspiratif bagi seluruh guru, tenaga kependidikan, dan siswa. LP Ma’arif NU PWNU DIY pun diharapkan terus konsisten menjadi garda terdepan dalam melahirkan pemimpin-pemimpin pendidikan yang kompeten dan berakar kuat pada nilai-nilai keislaman dan kebangsaan, sehingga setiap sekolah di bawah naungannya mampu menjadi lembaga pendidikan yang berdaya saing dan bermartabat.
