Ma’News – Yogyakarta – 03/10/2026 Jika hari pertama karantina difokuskan pada Pedoman Operasional, hari kedua Karantina Finalisasi Instrumen BPPPMNU DIY di Villa Casa Callisto, Jumat, 2 Oktober 2026, langsung bergerak ke pekerjaan yang paling besar, yaitu menyempurnakan seluruh instrumen BPPPMNU dari I hingga VII sekaligus. Tidak ada waktu yang terbuang, para peserta bekerja keras dari pagi hingga malam hari demi memastikan setiap instrumen benar-benar siap.
Proses penyempurnaan berlangsung dengan penuh konsentrasi dan didampingi oleh Prof. Dr. Arif Rohman, M.Si., dan Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum., bersama seluruh pengurus BPPPMNU DIY dari kelompok I hingga VII serta para fasilitator. Kehadiran para pendamping yang memiliki kompetensi akademis dan kelembagaan yang mumpuni menjadi jaminan bahwa setiap instrumen yang disempurnakan tidak hanya lengkap secara administratif, tetapi juga kuat secara substansi.
Ketujuh instrumen yang disempurnakan mencakup seluruh aspek kerja BPPPMNU secara menyeluruh. Instrumen pertama berkaitan dengan pemetaan, prioritas, dan target sekolah atau madrasah, yang menjadi dasar BPPPMNU dalam memahami kondisi awal satuan pendidikan. Instrumen kedua memuat pedoman terpadu pengelolaan sekolah atau madrasah sebagai acuan operasional sehari-hari. Instrumen ketiga mencakup penilaian kinerja kepala sekolah atau madrasah, yang menjadi salah satu tugas pokok BPPPMNU dalam menjaga kualitas kepemimpinan satuan pendidikan.
Selanjutnya, instrumen keempat membahas jejaring, kerja sama, dan penggalangan sumber daya, yang penting untuk memperluas dukungan bagi pengembangan sekolah/madrasah. Instrumen kelima berkaitan dengan pengaduan, klarifikasi, dan mediasi konflik, sebagai mekanisme BPPPMNU dalam menyelesaikan persoalan internal satuan pendidikan secara berkeadilan.
Instrumen keenam mengatur proses kepegawaian pendidik dan tenaga kependidikan, sementara instrumen ketujuh mencakup telaah perencanaan dan anggaran sekolah atau madrasah, guna memastikan rencana dan keuangan sekolah berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.
Terkait penyempurnaan instrumen, pada hari ketiga, agenda utamanya adalah menyempurnakan lampiran dari instrumen-instrumen tadi. selain itu akan ada finalisasi akhir dan pengecekan menyeluruh, sehingga seluruh perangkat kerja BPPPMNU DIY benar-benar siap pada saat pelantikan kepengurusan sesuai jadwal mendatang.
Harapannya semoga kerja keras yang telah dicurahkan oleh semua pihak yang terlibat dari pagi hingga malam ini, menjadi bekal yang kuat bagi BPPPMNU DIY untuk menjalankan amanah secara optimal demi kemajuan pendidikan Ma’arif NU di seluruh Daerah Istimewa Yogyakarta.
