Ma’News – Yogyakarta – 18/08/2026 Di tengah pesatnya perkembangan teknologi, LP Ma’arif NU PWNU DIY terus berupaya menghadirkan kemudahan dan inovasi bagi seluruh tenaga pendidik dan kependidikan di lingkungannya. Salah satu langkah terbaru yang diperkenalkan adalah fitur presensi menggunakan scan biometrik wajah, yang kini dapat dimanfaatkan melalui aplikasi NUIST. Kehadiran fitur ini menjadi bagian dari upaya digitalisasi sistem kepegawaian yang lebih praktis, cepat, dan akurat.
Secara sederhana, biometrik adalah teknologi dan metode pengukuran serta analisis karakteristik fisik atau perilaku unik manusia, seperti sidik jari, wajah, iris mata, atau suara, untuk mengidentifikasi dan memverifikasi identitas seseorang dengan tingkat keakuratan dan keamanan yang sangat tinggi. Dengan teknologi inilah, proses presensi kini dapat dilakukan secara lebih personal dan minim risiko kesalahan.
Pada dasarnya, scan biometrik ini dapat dilakukan melalui perangkat masing-masing, dengan catatan data wajah pengguna harus didaftarkan terlebih dahulu. Setelah proses pendaftaran berhasil, data wajah tersebut dapat langsung digunakan untuk keperluan presensi. Kepala Sekolah/Madrasah, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan pun dapat melakukan presensi melalui aplikasi NUIST, dengan terlebih dahulu melakukan verifikasi lokasi guna memastikan keakuratan data kehadiran.
Menyadari tidak semua guru memiliki perangkat yang memadai untuk melakukan scan wajah secara mandiri, Tim Pengembang juga turut menghadirkan solusi tambahan berupa Fitur Kiosk Presensi Wajah. Fitur ini memungkinkan satu perangkat, baik komputer maupun laptop, digunakan bersama oleh seluruh guru dalam satu sekolah untuk keperluan presensi. Dengan begitu, kendala keterbatasan perangkat pribadi tidak lagi menjadi penghalang.
Secara umum, pengaktifan fitur kiosk ini dilakukan oleh admin sekolah melalui sejumlah tahapan sederhana, mulai dari pendaftaran perangkat, penyesuaian jaringan, hingga akhirnya perangkat siap digunakan dalam mode kiosk. Setelah aktif, perangkat tersebut dapat dimanfaatkan untuk tiga keperluan sekaligus, yakni pendaftaran wajah guru, presensi masuk, dan presensi pulang, sehingga seluruh proses dapat dilakukan secara terpusat dan efisien dalam satu perangkat saja.
Melalui hadirnya fitur presensi biometrik wajah dan Kiosk Presensi ini, besar harapan agar seluruh proses kepegawaian di lingkungan LP Ma’arif NU PWNU DIY dapat berjalan lebih tertib, transparan, dan efisien. Kemudahan teknologi ini diharapkan tidak hanya meringankan pekerjaan administratif, tetapi juga mendorong terciptanya budaya disiplin yang lebih kuat di kalangan tenaga pendidik dan kependidikan, sejalan dengan semangat digitalisasi yang terus dikembangkan oleh LP Ma’arif NU PWNU DIY.