Ma’News – Yogyakarta – 07/07/2026 – LP Ma’arif NU PWNU DIY menerima kunjungan audiensi dari Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (PW IPNU) DIY dan Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama (PW IPPNU) DIY di Athaya Homestay Wirobrajan, Kota Yogyakarta. Pertemuan yang diadakan pada tanggal 06 Juli 2026 ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus forum untuk membangun sinergi antara lembaga pendidikan dan organisasi pelajar di lingkungan Nahdlatul Ulama.
Kedatangan PW IPNU dan PW IPPNU DIY bukan tanpa alasan. Mereka yang kini memasuki periode kepengurusan baru tengah menyusun program kerja untuk tiga tahun ke depan. Melalui Ketua PW IPNU DIY, Nadru Aulia Rahman, disampaikan bahwa kepengurusan periode ini berfokus pada penguatan intelektual remaja, peningkatan keterampilan kader, serta pengembangan organisasi agar lebih modern dan adaptif.
Dalam rangka mewujudkan program-program tersebut, IPNU memandang pentingnya keterlibatan LP Ma’arif NU PWNU DIY mengingat banyak program IPNU yang bersinggungan dengan sekolah-sekolah di bawah naungan Ma’arif NU.
Tak hanya IPNU, PW IPPNU DIY yang diwakili oleh Ketuanya, Nurul Faroh Almuna, juga menyampaikan komitmen serupa. Pihak IPPNU menyatakan apresiasi atas berbagai masukan yang diterima dalam audiensi ini sebagai bekal penyusunan program organisasi ke depan.
Salah satu agenda utama audiensi ini adalah ingin meminta masukan Ketua LP Ma’arif NU PWNU DIY terkait permohonan menjadi salah satu pembina PW IPNU DIY. Kehadiran pembina dari unsur LP Ma’arif NU dinilai penting sebagai bentuk legitimasi dan dukungan kelembagaan, terutama dalam pelaksanaan kegiatan-kegiatan IPNU yang melibatkan sekolah-sekolah NU di tingkat wilayah.
Merespons hal tersebut, Ketua LP Ma’arif NU PWNU DIY, Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum., memberikan beberapa masukan dan arahan yang konstruktif kepada kedua organisasi. Secara umum, beliau mendorong IPNU dan IPPNU untuk membangun fondasi di organisasi yang kuat, mulai dari kejelasan visi dan program kerja, tata kelola yang sehat, pengembangan kader yang berkelanjutan, hingga pentingnya membangun jejaring yang luas antarlembaga.
Dalam arahannya, Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum. juga menekankan pentingnya komunikasi yang intensif dan terbuka sebagai dasar sinergi antarlembaga. Beliau mengingatkan bahwa koordinasi yang baik sebelum pelaksanaan program bersama akan sangat membantu kelancaran kegiatan di lapangan, sekaligus menjaga hubungan antarlembaga tetap harmonis dan saling mendukung.
Sebagai hasil konkret dari audiensi ini, beberapa langkah tindak lanjut disepakati bersama. Di antaranya adalah penyusunan legalitas penetapan pembina PW IPNU dan PW IPPNU DIY melalui mekanisme yang sesuai, perjelas tugas dan fungsi pembina, serta peningkatan komunikasi dan koordinasi antara kedua organisasi dengan LP Ma’arif NU PWNU DIY sebelum pelaksanaan program yang melibatkan sekolah-sekolah Ma’arif.
Ke depannya, LP Ma’arif NU PWNU DIY berharap hubungan antara lembaga dengan PW IPNU dan PW IPPNU DIY dapat terus tumbuh dan berkembang. Dengan sinergi yang terjalin baik, diharapkan program-program yang menyentuh langsung kehidupan pelajar di sekolah-sekolah Ma’arif NU DIY dapat berjalan lebih terarah dan bermanfaat.
