Ma’News – Sleman – 06/11/2026
Mahasiswa Universitas Teknologi Yogyakarta (UTY) menggelar pelatihan Personal Branding serta Membangun Citra Diri Profesional di Era Digital untuk murid SMA Ma’arif 1 Sleman, Sono Wetan, Merdikorejo, Tempel, Sleman, Kamis, 5 November 2026. Pelatihan ini merupakan bagian dari tugas Mata Kuliah Pengabdian Masyarakat Program Studi Ilmu Komunikasi UTY dan diikuti oleh murid kelas 10, 11, dan 12 SMA Ma’arif 1 Sleman.
Dipandu oleh MC Pranggioma Aulia, acara dibuka dengan sambutan Kepala SMA Ma’arif 1 Sleman, Moch Noor Wachid, S.Kom. Sebagai narasumber utama, Kaprodi Ilmu Komunikasi UTY Andri Prasetyo Yuono, S.Sos., M.I.Kom., bersama tim mahasiswa UTY memberikan materi praktik langsung cara membangun Personal Branding melalui konten. Selain itu ada Radish, salah satu mahasiswa UTY yang menjadi instruktur pelatiha yang mengajarkan teknik dasar pembuatan konten yang menarik, edukatif, dan tetap beretika.
“Konten yang baik bukan yang viral sesaat, tapi yang punya nilai. Murid Ma’arif NU harus bisa membuat konten yang menunjukkan prestasi, budaya, dan akhlakul karimah. Itu yang akan menjadi citra diri profesional di era digital,” jelas Radish di depan peserta.
Dalam pelatihan tersebut, para murid juga diajarkan Teknik Storytelling yaitu cara bercerita yang menarik di TikTok, Instagram Reels, dan YouTube Shorts. Ada juga Teknik Visual yang memperhatikan pengambilan gambar dan editing sederhana menggunakan HP. Terakhir tentu saja ada Etika Konten, membuat konten tanpa hoaks, tanpa ujaran kebencian, dan menjaga privasi.
Para murid tampak antusias mengikuti praktik membuat konten tentang kegiatan sekolah, budaya batik, dan profil pelajar Pancasila. Pihak SMK Ma’arif 1 Sleman menaruh harapan besar terhadap penyelenggaraan Pelatihan Personal Branding ini sebagai langkah konkret dalam mempersiapkan lulusan yang kompetitif dan siap menghadapi dunia kerja. Kepala sekolah beserta jajarannya berharap agar para murid tidak hanya menguasai keterampilan teknis (hard skill) sesuai kejuruannya, tetapi juga mahir mengomunikasikan nilai tambah dan keunikan diri mereka secara profesional. Melalui pembekalan ini, institusi sangat menginginkan agar setiap murid mampu membangun jejak digital yang positif dan karakter yang kuat, sehingga nantinya dapat mengangkat citra baik sekolah sekaligus memperbesar peluang mereka untuk direkrut oleh berbagai perusahaan ternama.