Ma’News – Yogyakarta – 11/10/2026 LP Ma’arif NU PWNU DIY menggelar acara Serah Terima Jabatan sekaligus Pelantikan Kepala Sekolah di bawah naungannya. Acara ini dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, di antaranya Kepala Disdikpora DIY, Drs. Raden Suci Rohmadi, M.I.P., Sekretaris PWNU DIY, Dr. Muhajjir, M.Si., serta jajaran pengurus LP Ma’arif NU PWNU DIY. Turut hadir pula para perwakilan instansi pendidikan daerah, yakni Kepala Balai Dikmen Kulon Progo, Heru Santoso, S.Pd., M.Eng., perwakilan Balai Dikmen Sleman, Wismandari Harimurti, S.Pd., M.A., dan perwakilan Balai Dikmen Bantul, Suwito, M.Pd.
Memasuki agenda utama, rangkaian acara diawali dengan pembacaan Surat Keputusan (SK) Pemberhentian dan Pengangkatan Kepala Sekolah oleh Sarwidi, S.Pd., M.Pd. Prosesi kemudian dilanjutkan penyerahan SK dan pengambilan sumpah jabatan yang dipimpin langsung oleh Dr. Muhajir, M.SI. Setelah itu ilanjutkan dengan penandatanganan Berita Acara oleh para kepala sekolah terlantik, perwakilan PWNU DIY, dan perwakilan Balai Dikmen dari masing-masing wilayah terkait guna memperkuat legalitas kepemimpinan yang baru,.
Adapun dalam momentum regenerasi kepemimpinan kali ini, terdapat lima kepala sekolah yang resmi dilantik dan menerima amanah baru. Kelima kepala tersebut adalah Ana Ristiani, S.Pd., sebagai Kepala SMK Ma’arif 1 Kretek; Anwar Syaifudin, S.Ag., sebagai Kepala SMK Ma’arif 1 Temon; Rustyaningsih, S.Pd., M.Pd., sebagai Kepala SMK Ma’arif 2 Temon (menggantikan Sulardi, S.Pd.T.); Galih Septyan, S.Pd.T., sebagai Kepala SMK Ma’arif 1 Nanggulan; dan Muhammad Nurdin, S.Pd., sebagai Kepala SMK Ma’arif 1 Sleman.
Usai prosesi pelantikan dan pemberian ucapan selamat, acara dilanjutkan dengan sesi pembinaan yang disampaikan oleh Drs. Raden Suci Rohmadi, M.I.P. Dalam arahannya, beliau menekankan bahwa menjadi kepala sekolah bukanlah sekadar memangku jabatan, melainkan memikul tanggung jawab besar untuk menentukan arah kemajuan institusi.
Beliau sangat mengapresiasi peran LP Ma’arif NU PWNU DIY dalam membentuk generasi berakhlak mulia, seraya berpesan agar nilai filosofi leluhur Hayuning Bawana senantiasa tercermin dalam cara mendidik, berinteraksi, dan mengambil keputusan di sekolah. Lebih lanjut, Kepala Disdikpora DIY juga menyoroti tantangan dunia pendidikan vokasi (SMK) yang sangat erat kaitannya dengan dunia kerja.
Beliau mendorong agar setiap sekolah adaptif terhadap perkembangan teknologi terkini—seperti kecerdasan buatan (AI), teknologi hijau, hingga pariwisata dan ekonomi kreatif. Kolaborasi nyata dengan mitra industri dinilai mutlak diperlukan, mulai dari penyelarasan kurikulum hingga praktik nyata, agar peserta didik tidak hanya menguasai teori tetapi mampu menghasilkan produk atau layanan yang siap diserap oleh dunia industri.
Melalui peresmian jabatan ini, terselip harapan besar agar kelima kepala sekolah yang baru dilantik mampu membawa angin segar dan inovasi bagi institusi yang dipimpinnya. Kepemimpinan yang visioner, didukung dengan budaya kerja yang baik dan mutu fasilitas yang memadai, diharapkan dapat mengoptimalkan seluruh potensi pendidikan di bawah naungan LP Ma’arif NU PWNU DIY. Dengan demikian, sekolah-sekolah ini akan terus melahirkan lulusan yang tidak hanya unggul dan berdaya saing di dunia kerja, tetapi juga memiliki integritas, toleransi, dan kepribadian yang luhur.
Pelantikan dan Serah Terima Jabatan Lima Kepala Sekolah di bawah Naungan LP Ma’arif NU PWNU DIY
1