Ma’News – Yogyakarta – 10/09/2026 Mencari solusi bersama untuk kemandirian dalam pengembangan sekolah dan madrasah, LP Ma’arif NU PWNU DIY menggelar Rapat Pembentukan Pool of Funds (PoF) Ma’arif pada Rabu, 9 September 2026 pukul 15.30 WIB, bertempat di Ruang Rapat Lantai 3 Gedung DPD RI DIY. Rapat ini menjadi langkah awal dalam menghadirkan skema pendanaan gotong royong bagi sekolah dan madrasah di lingkungan Ma’arif NU DIY.
Acara diawali dengan sambutan dari Anggota DPD RI DIY, Dr. K.H. Hilmy Muhammad, M.A. Dalam sambutannya, beliau mendukung penuh terhadap inisiatif program yang dibentuk LP Ma’arif NU PWNU DIY ini. Beliau berharap Pool of Funds ini dapat menjadi wadah yang membawa manfaat bagi seluruh guru dan anggota LP Ma’arif NU PWNU DIY.
Senada dengan itu, Ketua PWNU DIY, Dr. K.H. Ahmad Zuhdi Muhdlor, S.H., M.Hum., turut memberikan arahan yang menekankan pentingnya membangun kebersamaan di bidang ekonomi. Beliau menegaskan bahwa keterlibatan semua pihak sangat penting dalam mewujudkan upaya ini, sekaligus berharap program ini dapat menjadi wadah bagi pengembangan sekolah-madrasah di bawah naungan LP Ma’arif NU PWNU DIY ke depannya.
Sebagai Pembina LP Ma’arif NU PWNU DIY, Dr. Fahmy Akbar Idries, S.E., M.M. turut memberikan arahan mengenai mekanisme program ini. Beliau menegaskan bahwa dana yang terkumpul harus berjangka waktu, di mana setiap pihak yang memberikan iuran memiliki hak untuk mengajukan pinjaman, sementara yang meminjam akan memberikan jasa sebagai bentuk bagi hasil. Sebagai bentuk transparansi, dana akan dihimpun dalam rekening terbuka yang dapat dilihat oleh semua pihak terkait.
Beliau juga menekankan perlunya pengawas dalam pelaksanaan program, serta rencana pergantian kepengurusan setiap satu tahun sekali agar setiap sekolah dapat merasakan pengalaman mengelola koperasi ini. Jika program berjalan lancar dalam satu tahun ini, rencananya akan diajukan kerja sama dengan pihak bank untuk memperbesar sumber dana.
Pool of Funds Ma’arif sendiri merupakan dana bersama yang dikumpulkan untuk membiayai pengembangan sekolah. LP Ma’arif NU PWNU DIY dan satuan pendidikan di bawahnya dihimpun untuk mengumpulkan dana yang nantinya digunakan demi memenuhi berbagai kebutuhan sekolah, sehingga setiap satuan pendidikan tidak perlu menanggung beban pembiayaan sendirian.
Rangkaian rapat dilanjutkan dengan sesi Need Analysis dan Forum Group Discussion (FGD) yang dipandu oleh Dr. Tadkiroatun Musfiroh, M.Hum. Dalam sesi ini, disepakati sejumlah ketentuan tambahan, di antaranya setiap sekolah diharapkan ikut berpartisipasi dan yang ingin meminjam wajib turut serta dalam kepesertaan unit, dengan pengajuan pinjaman baru dapat dilakukan setelah pinjaman sebelumnya lunas. Setiap pinjaman juga harus jelas peruntukannya bagi kebutuhan sekolah, dan harus disertai jaminan.
Dalam rapat ini disepakati bahwa satuan partisipasi ditetapkan sebesar 1 unit setara Rp10.000.000,00, dengan minimal peminjaman 1 unit dan maksimal 30 unit atau setara Rp300.000.000,00. Pembagian hasil akan dilakukan setiap bulan, dengan besaran bagi hasil yang disesuaikan dengan persentase dana yang ditabung oleh masing-masing sekolah.
Guna menjaga transparansi, disepakati bahwa uang yang masuk ke LP Ma’arif NU PWNU DIY harus dibuatkan rekening dan pengelola tersendiri, disertai mekanisme pertanggungjawaban rutin kepada para penabung. Seluruh transaksi juga wajib dilakukan melalui mekanisme transfer atas nama sekolah, bukan atas nama pribadi, sehingga akuntabilitas dana bersama ini dapat terjaga dengan baik.
Pembagian Sisa Hasil Usaha (SHU) internal pun telah dirumuskan dengan proporsi yang mempertimbangkan peminjam lunas, peserta dana, cadangan risiko, operasional, dan LP Ma’arif NU PWNU DIY. Disepakati pula bahwa pelaporan akan dilakukan rutin setiap tiga bulan, dengan pengajuan pinjaman menggunakan sistem antre dan formulir resmi.
Untuk menjalankan program ini, akan dibentuk tim pengelola, eksekutor, dan pengawas. Sebagai langkah awal, telah disepakati susunan awal pengurus Pool of Funds Ma’arif yang terdiri dari Muh. Kadarisman, S.Pd., Dewi Astuti, S.Kep., M.Pd., Andriyan Wuryantini, S.S., M.Pd., dan Moh. Afifi, S.Th.I..
Melalui pembentukan Pool of Funds Ma’arif ini, besar harapan agar sekolah-sekolah di lingkungan Ma’arif NU PWNU DIY dapat lebih mudah memenuhi kebutuhan pengembangannya tanpa terkendala keterbatasan dana. Semoga program gotong royong ini dikelola dengan transparan dan amanah, sehingga benar-benar memberi manfaat nyata bagi kemajuan pendidikan Ma’arif NU PWNU DIY.
