Ma’News – Yogyakarta – 13/01/2026 – Kabar gembira kembali datang dari lingkungan pendidikan Ma’arif NU DIY. Para siswa dari berbagai sekolah kejuruan di bawah naungan Ma’arif NU sukses mencatatkan prestasi membanggakan di bidang olahraga bela diri. Tidak tanggung-tanggung, mereka berhasil membawa pulang piala dari dua kejuaraan besar sekaligus, yaitu Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III di Kabupaten Kulon Progo dan Open Karate Championship Piala Paku Alam X.
Prestasi pertama datang dari arena Pencak Silat di Kulon Progo. Muhammad Husein Ar-Razka, siswa kelas 12 dari SMK Ma’arif Nurul Haromain Sentolo, berhasil meraih Juara 2 dalam kategori Seni Tunggal. Dalam kejuaraan yang digelar di GOR Cangkringan pada awal Januari 2026 ini, Husein tampil tenang dan percaya diri. Ia tidak hanya menghafal gerakan, tetapi juga menunjukkan teknik yang sangat menawan di hadapan para juri.
Sebagai informasi, Pencak silat merupakan seni bela diri tradisional asli Nusantara yang memadukan unsur olah tubuh, teknik pertahanan diri, seni budaya, serta nilai spiritual secara harmonis. Olahraga ini tidak hanya berfokus pada efektivitas serangan dan tangkisan, tetapi juga menekankan pada keindahan gerak yang sering kali ditampilkan dalam iringan musik tradisional.
Karena nilai-nilainya tersebut, seni ini telah diakui oleh UNESCO sebagai Warisan Budaya Takbenda Dunia dan sering dijadikan ajang kejuaraan bergengsi.

Kembali ke Husein, meskipun sudah berhasil naik podium, ia mengaku tidak ingin cepat puas. Baginya, medali ini adalah motivasi untuk belajar lebih giat lagi. “Menang hari ini, belajar selamanya. Juara ini cuma penanda kalau saya sudah melangkah, tapi proses belajarnya masih panjang dan harus terus dijalani,” ujar Husein dengan rendah hati, menegaskan bahwa medali hanyalah penanda proses.
Kabar baik lainnya datang dari SMK Ma’arif 1 Kalibawang. Siswa mereka, Ananda Damar Tri Aryanto, juga berhasil meraih Juara 3 di kelas yang cukup berat, yaitu kategori tanding perorangan SMA-SMK 71-75 kg. Pihak sekolah sangat mengapresiasi pencapaian Ananda karena kompetisi ini dianggap sebagai wadah yang baik untuk melatih kedisiplinan dan mental siswa. Ananda sendiri merasa bersyukur bisa bersaing dengan ratusan atlet pelajar lainnya di Kulon Progo.
“Lawannya berat-berat, tapi alhamdulillah masih bisa juara,” ungkap Ananda yang menjadikan ajang ini untuk menambah pengalaman.

Masih di ajang yang sama, semangat juang juga ditunjukkan oleh Shafa Khoirul Fuadi dari SMK Ma’arif 1 Wates. Turun di kategori Tanding Remaja Kelas B, Shafa harus menghadapi lawan-lawan yang tangguh. Berkat latihan rutin dan keberanian mental saat bertanding, ia sukses mengamankan posisi Juara 3. Shafa menjadikan kemenangan ini sebagai pengalaman berharga untuk memperbaiki teknik bertarungnya di masa depan.
“Senang bisa bawa pulang piala buat sekolah. Tapi saya sadar masih banyak kekurangan saat tanding tadi, jadi ini buat penyemangat supaya latihan besok lebih keras lagi,” kata Shafa menanggapi kemenangannya.
Tidak hanya di cabang Pencak Silat, prestasi siswa Ma’arif NU DIY juga bersinar di cabang olahraga Karate. Kejuaraan Open Karate Championship Piala Paku Alam X ini digelar di Grha INSTIPER, Maguwo, pada 19-21 Desember 2025 lalu. Berbeda dengan silat yang lekat dengan seni tradisi, Karate merupakan seni bela diri yang mengandalkan kecepatan dan ketepatan serangan tangan kosong maupun tendangan.
Di tengah persaingan ketat tersebut, Lanang Galih Ari Pratama dari SMK YAPPI Wonosari sukses menyabet Juara 3 kategori Junior Kumite 61 kg Putra. Lanang yang masih duduk di kelas X RPL mampu membuktikan kualitasnya di antara peserta lain.
“Bisa juara 3 rasanya bangga sekali karena saingannya dari mana-mana,” tutur Lanang penuh semangat.

Berikut adalah daftar lengkap para juara yang telah mengharumkan nama sekolah Ma’arif NU DIY:
1. Muhammad Husein Ar-Razka (SMK Ma’arif Nurul Haromain Sentolo) – Juara 2 Seni Tunggal, Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III.
2. Damar Tri Aryanto (SMK Ma’arif 1 Kalibawang) – Juara 3 Tanding Kelas 71-75 kg, Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III.
3. Shafa Khoirul Fuadi (SMK Ma’arif 1 Wates) – Juara 3 Tanding Remaja Kelas B, Kejuaraan Pencak Silat Bupati Cup III.
4. Lanang Galih Ari Pratama (SMK YAPPI Wonosari) – Juara 3 Junior Kumite 61 kg Putra, Open Karate Championship Piala Paku Alam X.
Keberhasilan Muhammad Husein, Shafa, Damar, dan Lanang diharapkan bisa menjadi contoh bagi teman-teman lainnya. Semoga prestasi mereka dapat memicu semangat siswa-siswi SMK Ma’arif NU lainnya untuk berani menggali potensi diri, baik di bidang akademik maupun non-akademik, serta terus membawa nama baik sekolah di kancah yang lebih tinggi.
